Tampilkan postingan dengan label Cerita Kehidupan Yang Tak Ada Habisnya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Kehidupan Yang Tak Ada Habisnya. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Juli 2022

Cerita Kehidupan Yang Tak Ada Habisnya


 

Lelah, capek, penat semuanya bercampur menjadi satu. Entah kenapa hati dan suasana ini tak bisa menyatu. Aku sendiri bingung, ada apa dengan diriku terkadang merasakan hal seperti ini. Untuk mengontrol semua ini sungguh sangat rumit tak semua orang dapat mengontrolnya. 

Sebenarnya hati lelah akan semua hal ini, ingin rasanya ku menyudahi semua ini. Aku capek akan semua ini, sebuah kehidupan yang penuh lika liku. Begitu banyak cobaan yang telah Tuhan datang kan untuk ku sehingga ku tak mampu menanggung semua ini. Begitu banyak pahit manis yang telah aku rasakan. Apakah semua mengalami apa yang aku rasakan. Memang semua orang memiliki alur cerita berbeda-beda. Roda kehidupan pun selalu berputar, kadang diatas kadang dibawah dan kadang juga bisa di tengah-tengah. 

Aku ingin menyudahi semuanya, terlalu banyak skenario yang aku mainkan. Seperti drama-drama yang ada di televisi. Kenapa semua ini terjadi padaku, aku ingin mengubah semuanya ,kehidupan ku yang kelam menjadi terang. Apakah diriku mampu dengan keadaan ku yang saat ini. Rasanya ku tak kuasa, kemampuan yang ku miliki tak bisa mengubah kehidupan ku. Entah tak bisa ataukah belum bisa itu ku tak tahu. Aku berharap usaha yang aku tanamkan akan menumbuhkan hasil. Memuaskan atau tidaknya itu urusan akhir, karena semuanya sudah diatur dengan Tuhan. Setidaknya aku sudah pernah mencoba. 

Ingin rasanya aku benar-benar merubah semuanya, dari segi kehidupan ku kebiasaan ku semua apa yang ada padaku ingin aku rubah. Aku ingin seperti orang-orang yang ada diluar sana menikmati masa remaja dengan penuh pengalaman. Bertemu banyak para pejuang, yang sukses. Kita bisa belajar langsung dengannya walau tak seberapa yang bisa kita dapat setidaknya ada ilmu yang bisa kita ambil. 

Aku iri dengan teman-temanku yang diluar sana yang baruang, bisa membantu kedua orang tua karena kesuksesan yang ia dapatkan. Sedangkan aku yang harusnya mengasihi kehidupan yang layak untuk orang tua, malah hanya berdiam diri tanpa usaha sedikit pun. Aku harus bagaimana semua ini sungguh benar-benar membuat aku muak dan jera dengan semua ini. 

Ingin rasanya aku menjerit, berteriak sekencang-kencang mungkin untuk melepas semua bebanku dan semua masalah ku yang selalu menghantuiku. Rasanya kehidupan ini terlalu horor untuk ku yang belum siap untuk menjalaninya. Begitu menakutkan sebuah kehidupan ini. 

Hal ini sungguh tak terduga. Kata orang kehidupan itu asyik. Tapi bagiku tak semua kehidupan itu asyik. Kadang kita dituntut untuk ini untuk itu, hal ini hal itu, harus ini harus itu. Tuntutan ini lah yang membuatku ingin lari dan selalu lari secepat dan sejauh mungkin. Kerumitan yang ada dalam kehidupan ini menjadi pelajaran bagi kita. 

Jangan lah dibuat susah untuk sebuah kehidupan kita yang ada sekarang.