
Hari yang membosankan.. Sesuatu yang ku tunggu- tunggu tak pernah kunjung datang. Penantian yang telah lama ku tunggu berujung menyakitkan. Tak semua harapan yang ku inginkan sesuai dengan kenyataan. Itu yang ku rasakan saat ini. Setiap hari selalu merasakan hal itu. Rasa perih, sakit, pait, hancur semua bercampur menjadi satu. Inilah kehidupan yang penuh dengan cerita dan rekayasa belaka.
Kesabaran hati seseorang semua ada batasannya, Allah memciptakan hambanya tidak melebihi dari kemampuan yang ia miliki. Semua itu sudah kehendak yang diatas. Allah Maha Mengetahui segalanya, skenario yang Allah rancang itu sudah tertulis di lauful mahfud. Kita sebagai hambanya hanya dapat mengikuti alur cerita.
Dalam sebuah hubungan pun pasti ada yang namanya masalah, kesalah pahaman, cemburu, rasa curiga, takut kehilangan, semua berpadu menjadi satu yang akan membuat hubunga kita renggang, hancur akan keegoisan diri kita sendiri.
Seperti yang ku alami sekarang sebuah hubungan yang entah bagaimana aku bingung akan alur yang ku alami. Hanya bisa pasrah kepada yang Maha Kuasa. Kata pasrahku bukan ku menyerah akan keadaan ini, tapi membuat ku bangkit untuk merubah semua kesalahan itu menjadi pelajaran untukku.
Apapun masalahnya dan sekecil apa pun itu yang namanya masalah datang itu harus segera diselesaikan. Jangan pernah terlahir sebagai pecundang yang selalu lari dari masalah. Hanya orang-orang pecundang yang tidak mau menghadapi masalah dan memilih lari bersembunyi.
Cinta itu adalah fitrah manusia, cinta bukan berarti soal berapa lama kenal melainkan cinta itu ada pada seseorang yang setia disamping nya dalam kondisi apapun.
Dalam sebuah cinta, rasa sayang itu ,.butuh pengorbanan. Tak semua orang bisa mengerti arti pengorbanan sang kekasih. Ketulusan yang ia berikan memberikan makna tersendiri. Ketiaan seseorang tak terbilang seberapa banyak ia berKata gombal atau memuji.
