Impian yang aku Inginkan tidaklah mudah untuk digapai dengan begitu saja. Butuh proses dan perjuangan yang harus dilakukan untuk semua ini. Diawali dengan rasa percaya diri dalam diri kita. Tanamkan rasa toleransi dalam diri kita untuk menggapai semuanya.
Kemampuan yang kita miliki harus dikembangkan untuk menggapai semuanya. Jangan jadikan impianmu hanyalah sebuah angan-agan ataukah dalam bayangan dalam pikiranmu. Tunjukkan dalam dunia bahwa kamu bisa untuk menggapainya, walaupun membutuhkan waktu yang lama. Janganlah bosan untuk menggapainya. Semuanya itu butuh perjuangan. Tak ada sebuah keberhasilan tanpa perjuangan. Bermimpilah dan bercita-citalah yang tinggi setinggi mungkin sampai orang sulit untuk menggapainya. Walaupun orang tak sanggup menggapainya jangan kau putus asa
Semuanya orang pasti mempunyai cita-cita dan impian untuk masa depannya. Orang tua pun tak kenal lelah untuk selalu mendukung dan mendorongnya untuk menggapai semua apa yang diinginkan. Dari sebuah dorongan ini yang akan menumbuhkan rasa semangat untuk menggapai semuanya. Janganlah kamu sia-siakan semangat dan dorongan dari keluarga. Terkadang tak semua keluarga mendukung dengan impian kita.
Bersykurlah kalian yang mempunyai keluarga yang selalu mendorong dan menyemangati impian kalian. Berbeda dengan ku, impianmu terlalu tinggi untuk digapai karena kondisi dalam keluarga ku tak menyanggupi semuanya. Rasanya sakit karena keinginanku tak tergapai sebuah cita-cita yang mulia mini telah sirna berganti abu. Disuruh memilih antara haruskah membebani atau meringani pasti jawaban semua anak sama sepertiku yaitu meringani.
Semua anak tak ingin merepotkan kedua orangtua, tetepi terkadang pemikiran kita tak sesuai dengan pemikirannya. Justru mereka senang jika direpotkan, karena ini sudah menjadi tanggung jawab orang tua. Tetapi tak semua pemikiran orang tua membuat hati kita tenang, terkadang membuat kita berfikir dua kali apakah aku harus menggapainya atau mengikaskan hilang demi orang tua.
Masalah seperti ini yang sering aku jumpai dalam kehidupanku. Ingin menggapai sebuah cita-cita tapi karena kondisi yang tak mendukung membuat jatuh tak berdaya dalam kehidupannya. Hari-harinya menjadi redup seperti tak ada cahaya yang menerangi dalam kegelapan. Cahaya yang seharusnya menyinari kehidupanku kini telah berlalu. Impianku akan menjadi kenagan dalam diriku. Aku berharap, besok impianku akan terwujud. Sekarang tidak dengan ku besok beberapa tahun yang akan datang anakku lah yang meneruskan semuanya untuk sebuah kesuksesan yang mempuaskan.

