Tampilkan postingan dengan label Diary Kebiasaan Yang Tiada Henti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diary Kebiasaan Yang Tiada Henti. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Juli 2022

Kebiasaan Yang Tiada Henti




Perlu kah ku menceritakan semua ini beban ini semua hasratku. Aku sudah tak tahan untuk semuanya sulit hatiku tak bisa menopang semuanya. Tuhan, begitu sulit untuk semua ini. Sudah terlalu sering hati dibuatnya seperti ini. Hatiku sakit, adakah obat untuk diriku ini. Sungguh diriku lemah karenanya. Kenapa harus Aku, mengapa ini terjadi antara  aku dan dia. Untuk memecahkan semua ini sungguh sulit, adakah hal yang lain untuk membantu ku memecahkan semua ini. Tolong datangkanlah, aku sangat membutuhkannya. 

Tak mudah bagi kita untuk berubah menjadi yang lebih baik, untuk semua itu butuh proses yang begitu cermat. Dalam kondisi apapun  bagaimana puncak alam semesta adalah suatu keindahan alam yang wajib untuk kita jaga. Tak semua orang memahami nya. Begitu banyak cerita yang telah aku lalui, rasanya tak tahan untuk mengubahnya.

Pikiran ini tak dapat menampung banyak berbagai macam masalah. Sungguh aku tak bisa. Hati ini belum bisa menerima kenyataan yang ada. Terkadang kenyataan yang telah kita jalani memang pait sangat pait dan sakit,walaupun sakit aku berusaha untuk berubah menjadi lebih baik dari itu. Tak semua dapat menakhlukan akan hal ini. Antara ikhlas dan tidak, atau antara iya dan tidak. Itu sulit ku pilih, itu pilihan yang sangat berat. 

Jika ku memilih iya padanya itu sakit untuk ku, jika ku tak memilihnya lebih sangat buruk untuk ku dan dirinya. Masalah yang sepele membuat ku bosan dengan keadaan dan semua yang telah terjadi. Ku ingin menyudahinya, tapi tak tahu kenapa hati ini tak ingin jauh-jauh darinya. Kegelisahan selalu muncul dalam diriku untuknya. Sampai-sampai aku bingung dengan hati, kemauan ku, sikapku. Semuanya membuat jenuh sangat jenuh. 

Keadilan seperti apa yang harus aku ambil untuk semua keaday ini. Terkadang hatiku hancur dan luka karenanya. Tapi rasa sakit yang aku rasakanlah itu karena diriku sendiri yang telah membuat nya seperti ini dan bersikap seperti ini. 

Tuhan harus apakah diriku, berbuat seperti apa diriku untuknya. Aku capek, rasa capek yang aku rasakan itu tiada henti selalu saja ada. Tabahkanlah diriku dalam semua hal  bai itu hal lahir maupun batin. Tuhan kuatkanlah hati hamba ini yang lemah tak berdaya dalam menghadapi segala urusan.