Tampilkan postingan dengan label Pilihlah Keputusan Dengan Baik Demi Masa Depan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pilihlah Keputusan Dengan Baik Demi Masa Depan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Juni 2022

Pilihlah Keputusan Dengan Baik Demi Masa Depan


 

Keputusan yang sulit untuk masalah ini. Dimana seorang anak harus memilih sesuatu yang tak mudah. Setelah lulus sekolah mau apa,yang harus dilakukan, mau  melanjutkan sekolah atau mondok. Soalnya rata-rata dijaman sekarang anak yang minat mondok itu tak banyak sangat langka. 

Padahal belajar ilmu agama itu panting, tapi entah kenapa anak sekarang kalau di suruh untuk mengaji itu susah. Entah itu karena bosan yang akan bertemu dengan hal-hal mungkin bisa dikatakan tentang agama atau ketauhidan. Jika orang belum bisa memahami akan hal ini memang sangat susah rumit dan membosankan, berbeda dengan seseorang yang sudah mahir akan hal ini. 

Sebenarnya mengaji atau mondok dimasa kini itu penting,karena banyak muda mudi diluar sana pergaulan dengan bebas yang sampai menjeruskan ke dalam kesesatan.

Bersykurlah para pemuda yang ada di pondok karena jauh dari hal-hal yang tak diinginkan seperti itu. Alangkah baiknya jika kita memiliki anak jagan disia-siakan atau dibiarkan begitu saja bergaul dengan bebas. Jika kita sebagai orang tua lebih baik anak kita dipondokan, agar jauh dari hal yang seperti itu. Karena dipondok anak kita akan dididik dengan baik sesuai runtutan ajaran Islam. 

Berbanggalah kita mempunya anak mau mengaji karena besok ia yang akan membawa kita ke surga dengan berbagai pahala yang akan memberikan cahaya ketika kita kegelapan. 

Keberkahan yang akan selalu mengalir dalam diri kita karena kita dekat dengan orang-orang beriman, keturan para wali dan nabi. Dimana tak semua orang bisa mendapatkan keberkahan itu. Hanya dalam kalangan orang-orang tertentu. 

Mungkin sulit untuk para orang tua yang akan melepaskan anaknya mengaji, karena jauh darinya. Kemanjaan para anak yang akan membuat para orang tua susah meninggalkannya, tapi karena demi masa depan anak orang tua hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk anaknya. Anak pun seperti itu tak ingin jauh dari ayah dan ibu. Karena jika ada apa-apa itu mereka. Berbeda jika sudah dipondok segala sesuatu itu kita sendiri yang mengerjakan. 

Kita dipondok dilatih untuk mandiri, agar tak menyusahkan orang lain termasuk mereka, orang tua kita. Suasana yang berbeda dengan rumah, keheningan dalam asrama yang akan menjadi perindu bagi para santri. Lantunan ayat suci yang selalu kita dengar menjadi pengingat dalam diri kita dengan sang pencipta. 

Sebenarnya dalam pondok pun tak Beda dengan sekolah yang dimana para santru menunjukkan bakatnya masing-masing. Pengembagan bakat untuk para santri tak akan berhenti, semuanya akan dikembangkan sampai benar-benar ia mahir dalam bakatnya dan akan mengembangkanya untuk para genetasi dimasa yang akan datang. 

Jangan pernah remehkan akan kemampuan santri yang anda pandang hanya sebelah mata, karena anda tak tau yang sebenarnya apa itu santri. KALAU BONDO MENANG DUNGO.