Krekkk....
Pintu kayu bercet coklat perlahan terbuka, aku yang sedari tadi tengah diam didepan kaca berbalik menghadap pintu, ibu menghampiriku "Gimana sekolah mu tadi ?" Tanya ibu sambil memegang pundakku.
"B.. Baik ibu" jawabku ragu-ragu, ibu menatapku dalam, aku menunduk.
"Apa kau tidak nyaman dengan sekolah barumu? " tanya ibu. Ya aku sudah beberapa kali pindah sekolah karena pekerjaan ibu yang pindah-pindah, dan aku harus selalu beradaptasi.
"Tidak Bu,. Anna senang sekolah disini.,"jawabku ibu tersenyum.
" Ibu sudah menyiapkan makanan kesukaan mu, ayo kita makan,. " ajak ibu
Ana mengangguk. Aku hanya tinggal berdua dengan ibuku karena ayahku sudah pergi sejak aku kecil, semua digantikan oleh ibu, dia sangat pekerja keras dan aku sangat menyayanginya.
Perjuangan ibuku yang tak kenal lelah tak akan ku sia siakan. Ibu menginginkanku untuk mencapai semua cita-citaku.
"Belajarlah dengan giat Anna.. Raihlah semua cita-cita mu.. Buktikan pada ayahmu bahwa kamu itu bisa" kata ibu
"Iya bu.. Anna akan berusaha sebisa Anna, Anna berjanji bu " kataku dengan senyum.
Selesai makan aku belajar dengan sungguh-sungguh,aku berharap dengan ketekunanku ini dapat mewujudkan impianku dan membahagiakan ibuku. Keesokan harinya.
"Anna berangkat bu.. " kataku sembari mencium tangan ibuku
"Iya Anna.., hati-hati " jawab ibuku
"Bu Anna sekarang ujian, do'ain Anna semoga Anna bisa mengerjakan semuanya dengan benar dan mendapatkan nilai yang memuaskan " kataku
"Iya Anna doa ibu selalu menyertaimu" jawab ibu sembari memelukku
Tiba hari penentuan kelulusan, aku berharap nilai-nilaiku tak membuatku kecewa. Aku melihat daftar nilai-nilai yang tertempel di papan, mataku berbinar.
"Alhamdulillah .. " ucapku dengan terharu
Semua nilai ku sesuai dengan target. Kagetnya lagi aku mendapatkan beasiswa untuk melanjutka ke sekolah yang lebih tinggi secara GRATIS. Mendengar kabar ini pasti ibu senang.
"Assalamu'alaikum wr.wb.. Ibu..!! " kataku
Sudah beberapa kali ku memanggil ibuku tak terdengar jawaban.
"Apa ibu masih bekerja.. Tapi ini sudah waktunya ibu di rumah " ucapku
Tiba-tiba..
"Wangalaikmus salam wr.wb... Ibu di belakang Anna " jawab ibuku
"Ibu lagi apa dikebun balakang rumah, kenapa gak istirahat aja bu,.kan ibu baru pulang bekerja" kataku
"Ibu lagi menanam sedikit sayuran agar pengeluaran kita tak terlalu banyak, jadi kalau kita mau nyayur ambil sayurnnya dari kebun kita sendiri " jawab ibuku dengan senyuman
Ibuku memang benar-benar pekerja keras dan tak kenal lelah.
Belum sempat ku memberitahu kepada ibuku, ia sudah duluan bertnya kepadaku.
"Anna.. Bukannya tadi pagi kamu pemberitahuan nilai-nilai tes kamu?? Bagaimana hasilnya,." tanya ibu
Sebelum ku menjawab pertanyaan ibuku air mata yang ada didalam kantung mataku sudah tak tertahankan menetes membasahi kedua pipiku.
"Alhamdulillah bu nilai-nilai Anna semua di atas rata-rata" jawab ku dengan terisak.
"Alhamdulillah.. Terus kenapa kamu meneskan air mata Anna..?? Ibu seneng loh., meskipun kamu pindah-pindah sekolah tapi kamu bisa menyesuaikan semuanya dengan baik " kata ibu dengan mata berbinar dan senyuman yang membuat ku semangat untukenghadapi semua masalah.
"Anna.. Anna... Anna...!! " kataku dengan nada patah-patah
"Iya.. Kenapa jagan bikin ibu khawatir.. Bicara yang benar kenapa ada apa?? " tanya ibuku dengan raut wajah cemas
"Anna mendapatkan beasiswa secara gratis.. Semua doa-doa ibu untuk Anna terkabul bu.. " kataku serta menangis.
Lalu aku dan ibuku berpelukan menangis bersama, bukan menangis karena duka tapi menangis karena kebahagiaan. Semua usaha ibuku untuk mendidiku tak sia-sia sampai ku lulus dengan nilai yang menakjubkan. Akan ku buktika pada ibuku dengan beasiswa ini Aku bersungguh-sungguh untuk mengejar semua cita-citaku ke Universitas. Terima kasih ibu akan ku ingat selalu semua jasa-jasamu.


EmoticonEmoticon