Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Mei 2022

Sebuah Bukti Kesungguhan


Krekkk....  
Pintu kayu bercet coklat perlahan terbuka, aku yang sedari tadi tengah diam didepan kaca berbalik menghadap pintu, ibu menghampiriku "Gimana sekolah mu tadi  ?" Tanya ibu sambil memegang pundakku. 
"B.. Baik ibu" jawabku ragu-ragu, ibu menatapku dalam, aku menunduk. 
"Apa kau tidak nyaman dengan sekolah barumu? " tanya ibu. Ya aku sudah beberapa kali pindah sekolah karena pekerjaan ibu yang pindah-pindah, dan aku harus selalu beradaptasi. 
"Tidak Bu,. Anna senang sekolah disini.,"jawabku ibu tersenyum. 
" Ibu sudah menyiapkan makanan kesukaan mu, ayo kita makan,. " ajak ibu
Ana mengangguk. Aku hanya tinggal berdua dengan ibuku karena ayahku sudah pergi sejak aku kecil, semua digantikan oleh ibu, dia sangat pekerja keras dan aku sangat menyayanginya. 

Perjuangan ibuku yang tak kenal lelah tak akan ku sia siakan. Ibu menginginkanku untuk mencapai semua cita-citaku. 
"Belajarlah dengan giat Anna.. Raihlah semua cita-cita mu.. Buktikan pada ayahmu bahwa kamu itu bisa" kata ibu 
"Iya bu.. Anna akan berusaha sebisa Anna, Anna berjanji bu " kataku dengan senyum. 


Selesai makan aku belajar dengan sungguh-sungguh,aku berharap dengan ketekunanku ini dapat mewujudkan impianku dan membahagiakan ibuku. Keesokan harinya. 
"Anna berangkat bu.. " kataku sembari mencium tangan ibuku
"Iya Anna.., hati-hati " jawab ibuku 
"Bu Anna sekarang ujian, do'ain Anna semoga Anna bisa mengerjakan semuanya dengan benar dan mendapatkan nilai yang memuaskan " kataku
"Iya Anna doa ibu selalu menyertaimu" jawab ibu sembari memelukku

Tiba hari penentuan kelulusan, aku berharap nilai-nilaiku tak membuatku kecewa. Aku melihat daftar nilai-nilai yang tertempel di papan, mataku berbinar. 
"Alhamdulillah .. " ucapku dengan terharu 
Semua nilai ku sesuai dengan target. Kagetnya lagi aku mendapatkan beasiswa untuk melanjutka  ke sekolah yang lebih tinggi secara GRATIS. Mendengar kabar ini pasti ibu senang. 

"Assalamu'alaikum wr.wb.. Ibu..!! " kataku 
Sudah beberapa kali ku memanggil ibuku tak terdengar jawaban. 
"Apa ibu masih bekerja.. Tapi ini sudah waktunya ibu di rumah " ucapku

Tiba-tiba.. 

"Wangalaikmus salam wr.wb... Ibu di belakang Anna " jawab ibuku
"Ibu lagi apa dikebun balakang rumah, kenapa gak istirahat aja bu,.kan ibu baru pulang bekerja" kataku
"Ibu lagi menanam sedikit sayuran agar pengeluaran kita tak terlalu banyak, jadi kalau kita mau nyayur ambil sayurnnya dari kebun kita sendiri " jawab ibuku dengan senyuman
Ibuku memang benar-benar pekerja keras dan tak kenal lelah. 

Belum sempat ku memberitahu kepada ibuku, ia sudah duluan bertnya kepadaku. 
"Anna.. Bukannya tadi pagi kamu pemberitahuan nilai-nilai tes kamu??  Bagaimana hasilnya,." tanya ibu 
Sebelum ku menjawab pertanyaan ibuku air mata yang ada didalam kantung mataku sudah tak tertahankan menetes membasahi kedua pipiku. 
"Alhamdulillah bu nilai-nilai Anna semua di atas rata-rata" jawab ku dengan terisak. 
"Alhamdulillah.. Terus kenapa kamu meneskan air mata Anna..?? Ibu seneng loh., meskipun kamu pindah-pindah sekolah tapi kamu bisa menyesuaikan semuanya dengan baik " kata ibu dengan mata berbinar dan senyuman yang membuat ku semangat untukenghadapi semua masalah. 
"Anna.. Anna... Anna...!! " kataku dengan nada patah-patah
"Iya.. Kenapa jagan bikin ibu khawatir.. Bicara yang benar kenapa ada apa?? " tanya ibuku dengan raut wajah cemas
"Anna mendapatkan beasiswa secara gratis.. Semua doa-doa ibu untuk Anna terkabul bu.. " kataku serta menangis. 

Lalu aku dan ibuku berpelukan menangis bersama, bukan menangis karena duka tapi menangis karena kebahagiaan. Semua usaha ibuku untuk mendidiku tak sia-sia sampai ku lulus dengan nilai yang menakjubkan. Akan ku buktika pada ibuku dengan beasiswa ini Aku bersungguh-sungguh untuk mengejar semua cita-citaku ke Universitas. Terima kasih ibu akan ku ingat selalu semua jasa-jasamu. 



Sabtu, 28 Mei 2022

Lembaran Baru




Tak semua orang bisa berhasil dalam menjalani sebuah hubungan, antara dua hati yang akan menyatu dalam satu tujuan. Membuat semua orang frustasi akan semua ini. Seperti diriku yang jera dengan semua kisah asmaraku dengan seorang lelaki. "Membosankan... Kenapa semua ini selalu terjadi dengan ku... Kapan semua ini akan berakhir? " kataku.Tanpa ku sadari tiba-tiba disampingku ada kerabatku. "Apanya yang membosankan dan apa yang akan berakhir? " tanya si kerabat. Akupun segera menceritakan semua kisah kelam dimasa laluku. 

Suatu hari sosok berwajah tampan, tatapan mata yang tajam tapi auranya seperti kulkas 7 pintu berkesan dingin. Aku sangat penasaran dengan sosok misterius lali-laki itu. Hari demi hari aku mulai mengagumi dirinya. Tetapi dibalik rsa kagumku,masih ada rasa sakit yang tak akan hilang. Aku anggap semua laki- laki itu sama, sama- sama menyakiti. Dilorong sekolah tak sengaja Aku menjatuhka  handphonnya. 
" Eh.. Em.. Maaf!! " kataku dengan nada gugup
" Iya, geak papa!! " jawab nya dingin
" Mau kemana?? " tanyaku
" Lapangan basket" jawabnya dingin
" Untuk apa dia kesana? " ujarku dalam hati

Tak lama kemudian banyak para siswa berlarian menuju lapangan basket untuk melihat pertandingan disana. Tak di sangka sosok laki-laki yang baru saja aku jumpai ternyata dia ketua dari Tim basket disekolah. 
"Aku makin penasaran sama dia, ko bisa sih cowok seperti dia bisa menjadi kapten, sikapnya aja dingin kaya gitu " ujarku
" Kamu bilang apa tadi?? " dengan nada tegas. 
Aku langsung balik badan untuk melihat sumber suara. Aku terkejut ternyata itu suara si cowok. Tanpa basa basi aku mengatakan semua yang ada dibenakku. 
"Bukannya aku gak percaya, ko bisa yah orang seperti anda bisa menjadi kapten, emang anda bisa mengatur anak buah anda.. Lihat sikap anda.. Seperti es dingin" kataku
" Itu urusanku bukan urusanmu,. " jawab si cowok
" Tuh kan jawabannya singkat" kataku
" Untuk apa menjelaskan banyak- banyak untukmu apa untungya diriku, lagi pula kamu bukan siapa- siapa dalam hidupku jadi aku aku gak perlu menjelaskan kepadamu" jawab si cowok

Setelah semua berlalu rasa penasaranku hilang karna sikapnya yang angkuh. Entahlah kini ku sudah tak peduli akan apa yang akan dia lakukan. 
Pagi ini aku ada olahraga basket, salah satu bidang olahraga yang aku benci karena akan mengenang masa laluku dengannya. Lebih kesalnya lagi yang mengajariku si cowok yang menyebalkan. 
"Kenapa sih harus bertemu dengan dia..?? emang gak ada pelatih selain dia? " kataku kesal
" Giliranmu..!! " ucap si cowok 
"Aku.. Ngapain?? " tanyaku
"Sini  !!, kamu pergi sekolah untuk apa?, mencari ilmu kan ?? Udah gak usah banyak tanya sekarang sini maju!! " perintah si cowok
Mau gak Mau aku berdiri dengan rasa malas. Parahnya aku salah- salah mulu. 
"Kamu kaya gini aja gak bisa, masih aja banyak nanya" kaya si cowok
"Kalau dah atau aku gak bisa makanya di ajarin" kataku 
Dengan wajah dinginnya dia mengajariku sedikit demi sedikit. Bukannya memperhatikan palah aku mengabaikan. 
"Minggu depan tes satu persatu untuk penilaan kalian kata pak guru aku hanya memberitahu, semua harus ikut  ini terakhir latihannya denganku. " kata si cowok
"Baru satu kali pertemuan besok minggu depan dah tes maksudnya apa coba.. Plis deh gak usah bercanda, aku aja belum bisa" kataku
"Aku gak suka bercanda.. Itu urusan kamu " jawab si cowok. 

Keesokan harinya aku bertemu pak guru yang akan menyeleksi minggu depan. 
"Apa bener pak besok minggu depan tes  basket" kataku
"Iyh bener.. Gimana?? " jawab pak guru

Setelah ku memastikannya dengan pak guru kini ku bingung aku belum bisa, sementara minggu depan sudah tes. Aku mau privat sama siapa. Aku aja gak punya temen atau kenalan yang mahir bermain basket. Salah satu yang aku tau cuma cowok dingin itu. Aku mengerutkan kening, terpaku diam di depan lapangan basket. Tak jauh dari lapangan datang sosok cowok. 
"Ngapain cuma diliatin doang ? Bukannya besok minggu depan kamu tes sama pak guru,? 
"Iya sih, tp sekarang aku lagi bingung siapa yang mau mengajari ku. Kamu kan tau sendiri aku belum bisa. Tribbel aja gak bisa" kataku
"Ya udah sini aku ajarin" kata cowok 
"Gak salah denger nih, orang kaya kamu mau ngajarin aku?? " kataku 
"Gak usah banyak nanya sekarang mau  gak diajarin, sebelum berubah keputusan" kata cowok
Segera ku mendekat padanya untuk berlatih, sekian lamanya dia melatihku sikapnya berbeda entah apa yang merubahnya menjadi beda. Dibalik sikapnya itu menyimpan berbagai teka teki yang membuatku kembali menyimpan rasa. 

Tepat hari ini aku tes basket, semua trik- trik yang ia kasih tau padaku aku terapkan dalam tesku. Aku senang tes ku berjalan lancar, ketika ku bertemu dengan tak lupa ku mengucapkan banyak terima kasih padanya. 
"Terima kasih.. Dah mau membantuku" kataku
"Iyh sama-sama" jawab nya dengan senyuman
"Sekarang sikap anda berbeda ya, ada apa denganmu apa yang membuat mu berubah? " tanyaku dengan senyuman juga
"Karna kamu.. Aku menjadi berubah seperti ini semua tingkah lucumu kekocakannmu membuatku berbeda " ucapnya
"Apa katamu karna diriku.. Omong losing apa ini " kataku
"Bukan omong kosong ini aku berkata juju sejak pertama kali kita bartemu di lorong sekolah aku sudah suka padamu, maaf ya atas sikap ku yang dingin tapi kini ku berkata jujur kalau ku bener- bener suka denganmu" kata cowok 
Aku tak langsung menjawabnya melaikan ku meninggalkannya. 

Semua kata- kata yang ia ucapkan bagiku itu hanya bercanda mungkin karena sering bersama jadi dia bilang kaya gitu. 
" Kenapa langsung pergi begitu aja, apa Aku salah berkata jujur padamu meng apa kau menghiraikannya? " tanya cowok
"Aku tak mau terulang untuk kedua kalinya dengan asmara, cukup sekali itu sudah menyakitkan bagiku ku anggap semua laki-laki itu sama, sama- sama menyakiti. " kataku 
"Tapi tak semua laki-laki itu sama, karena setiap manusia memiliki sifat yang berbeda jagan sekali kamu samakan diriku dengan dirinya yang pernah engkau kenal.. Aku ya Aku ini lah diriku bukan dia yang pernah membuatmu sakit hati. Aku berjanji padamu Aku tak akan menyakitimu karna Aku sendiri pun tak mau di sakiti. Dari lubuk hati ku yang dalam aku berjanji akan menjagamu sampai ajal menjemputku. Buka lah hati mu untukku tanamkan sedikit benih cinta untukku. " kata si cowok. 
"Sebenarnya Aku juga menyukaimu tapi hati ku takut, Aku akan salah mencintai seseorang." kataku
"Apa salah nya sih untuk kita memulai dari awal kita rubah semua kisah masa lalumu,.  Kita bangun dengan cinta yang sederhana " ucapnya dengan senyuman yang menawan
"Aku akan mencobanya.. Aku pegang janjimu jagan sekali kau mengingkari, semua kata-katamu kan ku simpan dan akan selalu ku ingat" kataku
 
Kebahagiaan yang paling sempurna adalah kebahagiaan bersama orang yang sederhana, tapi memperlakukanku dengan istimewa. Akan ku mulai lembaran ku dengannya. Dengan cara yang berbeda dengan dulu. Masa laluku kan ku pendam dan ku buang jauh, sejauh mungkin. 

Kamis, 26 Mei 2022

Cinta Dalam Kebahagiaan Yang Nyata

 


Kesediha  di masa lalu membuat ia menutup hatinya untuk seorang pria yang mencintainya, cinta adalah sumber kesedihan gadis itu sedangkan, pria hanya seorang yang menginginkan si gadis bisa merasakan sebuah cinta, dia hanya ingin agar gadisnya ini bisa merasakan cinta, dia hanya ingin agar gadisnya ini kembali tertawa dan bahagia. 

"Aku tidak bisa mencintai seseorang lagi, rasanya sudah lelah dengan adanya cinta," kata sang gadis kepada pria yang ada di hadapannya. 

"Aku bukan seorang lelaki yang terlalu beruntung untuk memiliki cinta, bahkan aku tidak mengenal seorang gadis pun dan sebuah cinta. Bagiku sikap baikmu, yang setidaknya ingin berbicara denganku itu bagaikan cinta untukku" kata sang pria dengan suara lirih, sayangnya suara itu tak mampu ditangkap oleh sang gadis, si pria langsung bergegas pergi. 

Malam tiba didalam renungan si pria terus memikirkan bagaimana caranya agar membuy si gadis kembali bahagia. Tiba-tiba Tuhan memberikan ide. Hari demi hari berlalu dan si pemuda memutuskan untuk bertindak lebih jauh. Si pemuda akhirnya bertemu dengan si wanita dan dia berkata

" Aku ingin bertanya sesuatu denganmu kawan" 

" Apa itu " tanya si wanita 

" Aku mengenal seorang gadis dan aku mencintainya. Aku tidak tahu harus mengatakan apa. Apa kau bisa membantu, sebenarnya apa yang paling di inginkan dan aku bisa membahagiakan nya" kata si pemuda

"Hahaha, baiklah, yang diinginkan seorang wanita adalah seseorang yang mencintainya dengan tulus, sebuah cinta yang belum pernah ia rasakan sebelumnya, tidak ada yang diinginkankan seorang gadis lebih dari itu" kata si wanita

Si pemuda semakin mencintai gadisnya, dia selalu terbawa mimpi-mimpi dalam, yang selalu hinggap didalam tidurnya, cinta yang selalu menghiasi pikirannya, sampai terkadang wajah sang gadis seolah tergambar denga  senyuman di hadapannya. Dia memutuskan untuk selalu bersama dengan si gadis dan menunjukkan cintanya kepada sang gadis melalui jati dirinya yang lain. Namun, Tuhan mengatur cerita lain untuk si pemuda. Si pemuda memutuskan untuk mengucapkan cintanya, namun sebagai jati diri yang lain. 

" Aku mencintaimu " sebuah kalimat yang keluar dari mulut si pemuda, sebuah kalimat yang sangat sulit dikatakan jika menggunakan jati dirinya yang sebenarnya. 

" Apa maksud mu, apa yang kamu katakan? " tanya si wanita 

" Aku tahu, aku adalah seseorang yang bodoh untuk mengatakan ini, tapi aku harus jujur padamu, aku mencintaimu wajahmu selalu terbayang dal mimpi-mimpiku dan senyumu selalu hinggap dalam pikiranku, sehingga aku menyadari bahwa aku mencintaimu. Maaf, aku tak ingi kau salah sangka, aku hanya ingin aku tau kalau kau adalah seseorang yang istimewa dihatiku, dan aku selalu seperti itu aku tidal peduli apakah kau mencintaiku atau tidak namun aku hanya ingin kau tau jika aku mencintaimu, " kaya si pemuda dengan nada yang halus dan lembut untik menyakinkan sang gadis. 

Sang gadis menenteskan air matanya, dan bergegas pergi dengan si pemuda, tak lama kemudian dia membalikkan pandangannya ke si pemuda dengan menatapnya denga  tajam, " buang cintamu untukku, hanya akan ada kesedihan dalam cinta, " ucapnya singkat.

Si pemuda sedih dengan apa yang di dengarnya, dia menyadari be tapa bodohnya dirinya, dia membuat si gadis kembali ber sedih. 

Malam kompetisi tari berpasanagan pin di mulai si gadis naik ke panggung, namun si pemuda tak kunjung muncul, tanpa di duga, si pemuda muncul sebagai jati dirinya yang sebenarnya, seorang pemuda kuno dan membosakan. Sang gadis terkejut melihat siapa yang dihadapannya, dia masih tidak percaua, namun sudah terlambat until mempercayainya. 

Dalam tarian si gadis perlahan mulai menyadari siapa yang menjadi pasangannya, perlahan dia sadar bahwa selama ini pemuda yang selalu membuatnya bahagia adalah pemuda yang sama yang selalu mengingatkannya akan kesedihannya, seorang pemuda yang kuno dan membosakan itu. Akhirnya Tuhan memutuskan, akan mengakhiri kisah cinta ini dengan akhir yang bahagia. 

" Apa ini, " tanya si wanita setelah kompetisi berakhir, matanya mulai menenteskan air mata, sang pemuda tak sannggup menjawab apa yang dikatakan sang gadis, "mengapa kamu mampu memberikan cintaku padamu, aku yang selalu memjauhimu, namun kau justru membuat ku bahagia, apa ini?, katakan padaku untuk apa semua ini?, " matanya kembali, air mata di pipinya kembali berlinang. 

" jawabannya mudah sekali, kau mengatakan bahwa hanya ada sakit dan kepedihan dalam cinta, aku ingin membuktikan cinta itu adalah kebahagiaan. Aku mencintaimu dan aku tidak bisa sebelum melihat senyum indah darimi, aku tersiksa jika melihat kau menangis dan jatuh dalam kesedihan. " apa ini?, aku mohon jangan menangis," kata si pemuda sembari mengusap air mata di pipi sang gadis, tanpa terasa sang pemuda juga meneteskan air matanya, " aku mencintaimu, itu adalah alasan semua ini, " sambung si pemuda. 

" Dan aku juga memcintaimu," jawab sang gadis, kemudian mereka berpelukan,mengungkapkan kasih mereka, si pemuda mendapat mimpi yang diinginkannya, membuat sang gadis kembali bahagia dengan senyumannya yang manis,menjadi seorang yang dilihatnya pertama kali dan merasa jatuh cinta padanya. 

Jeritan Hati Kecil


  


Di sebuah desa Padusan ada 2 saudara bukan saudara sih tapi sepupu.Mereka sejak kecil selalu bersama.Mereka bernama Tirta dan Nuri,Tirta kakak sepupu Nuri yang tinggal di sebrang jalan. Rumah mereka tak terlalu jauh kurang lebih 1 Km. Kebiasaan Nuri yang selalu dimanja dalam keluarga membuat ia jera akan keadaan itu.Pada suatu hari Nuri diajak Tirta pergi untuk memungut kayu diperbukitan. 

"Nuri sini ngapai berdiri di situ? " kata Tirta

"Iya aku datang " sahut Nuri dengan hati riang

Setelah menelusuri ke seluruh penjuru tiba-tiba

"Aaaa.,..!!! " teriak Nuri "Ada apa, kenapa kamu menjerit  ?" kata Tirta "aku melihat ular, aku takut" Tirta melirik ke sekeliling mereka tetapi Tirta tak menemukan seekor ular disana. Sejak kejadian itu ia tak ingin lagi mengajak Nuri untuk ikut dengannya.Karna perlakuannya itu akan membuat sang ibu Nuri marah.Suatu hari Tirta bertemu Nuri "Ri.. Aku pamit ya.. " kata Tirta " Mau kemana ko pamit " sahut Nuri "Gak ke mana-mana sih cuma mau pergi ke pondok pesantren ajh.. Hehehehe" ujar Tirta "trus kenapa harus pamit" tanya Nuri "Ya.. Setidaknya aku kasih tau sama kamu biar kamu gak nyariin aku" jawab Tirta " Owh gitu ya.. Oky.. Kamu ke pondoknya lama? " tanya Nuri "Entahlah,aku gak tau akan kah lama atau tidak "Mengapa seperti itu.. ? " tanya Nuri " Emang seperti itu " ucap Tirta "Hem.. Baiklah"  

Tahun telah berlalu Nuri tak pernah ada kontak dengan Tirta yang di pndok pesantren.Nuri mempunyai keinginan ketika ia sudah lulus sekolah dia ingin pergi ke pondok untuk mengaji bersama Tirta. " Bu.. Bsok kalau Nuri sudah lulus sekolah boleh gak Nuri pergi ke pondok pesantren" "Tentu saja boleh sayang, mau ke pondok pesantren mana ? " tanya sang ibu " kalau boleh Nuri ingin di pondoknya Tirta aja bu.. " jawab Nuri 

Akhir tahun ini Nuri lulus sekolah dengan nilai yang cukup baik.Kedua orang tua  Nuri bangga dengannya.Ia sudah tak sabar untuk pergi ke pondok pesantren yang ia tunggu yaitu bersama Tirta disana.Ketika sampai disana Nuri menjumpai Tirta segera ia menyapanya. "Tirta... " ucap Nuri Tirta membalikkan badan dan mengernyutkan keningnya " siapa kamu tahu nama aku darimana" sikap Tirta kini berubah.Nuri sedih dengan sikap Tirta kini berbeda.Sekian lama kebahagiaan yang ia tunggu kini berbalik menjadi kesedihan yang tak tertahankan.

" kenapa sekarang ia berbeda.. Ia bukan seperti Tirta yang dulu aku kenal"  dengan nada yang terisak-isak.Tiba-tiba ada seseorang yang mendekati Nuri."kamu kenapa kok nangis? " mendengar itu Nuri kaget, segera ia mengusap air matanya. "Tidak apa-apa" jawab Nuri dengan wajah senyum. "Katakan saja tak apa"  tanya si dia Nuri menjawabnya " Tidak.. Aku tidak apa" segera ia meninggalkan dia dan berlari menuju kamar. 

Suatu hari disaat Nuri sedang ngobrol asik dengan temannya ia menjumpai Tirta yang lewat di depannya.Dengan sengaja Tirta menyenggol kaki Nuri."Aduh .. Maksud kamu apa, apa salah aku kenapa kamu menyakiti kaki ku?? "aku sepupumu" ujarnya dengan nada yang halus. Tirta tak memperdulikan apa yang di katakan  Nuri. Tak semua orang mengetahui bahwa Nuri dan Tirta adalah saudara sepupu. 

Sikap Tirta begitu egois akan dirinya sendiri sampai-sampai ia memfitnah yang tidak-tidak dengan Nuri. Mendengar itu hati Nuri merasa sakit hatinya hancur. Semua teman yang ada di pondok sudah mengetahui akan sikap dan sifat Tirta yang begitu angkuh dengan kepintaran yang ia miliki. Meskipun Nuri difitnah yang tidak-tidak ia masih tetap bahagia dengan teman di sekelilingnya yang selalu ada untuknya. Dia selalu bersabar menghadapi sikap Tirta yang begitu egoisme. Dalam hatinya berkata "bahwa Tirta pasti akan mendapatkan balasan yang setimpal dengan apa yang telah ia lakukan kepadanya". 

Percayalah tidak ada skenario Tuhan ciptakan tanpa diselipkan hikmah didalamnya.,