Minggu, 18 September 2022

Uji Kemampuan


 


Tiada kehidupan yang setara dengannya. Apapun itu bukanlah sebuah rekayasa yang telah dibuat olehnya. Melainkan kenyataan yang kini mendalam dalam dunia yang fana. Keberhasilan yang ia gapai tidaklah mudah, semua membutuhkan proses. Hati ini yang seharusnya berkata jujur tapi sekarang hanya diam terpaku tak berdaya. Hatiku lemah, bingung harus bagaimana dan berbuat apa. 

Hatiku tak sekuat baja atau pun besi. Hati ini lemah, jatuh terpuruk karena keadaan yang tak sesuai apa yang diinginkan. Pikiran ku pusing jika memikirkan keadaan ini. Keadaan yang seharusnya belum aku lakukan. Kini sedang ku alami walaupun sulit semua ini akan ku jalani sebisa ku dan sesuai kemampuan ku. 

Keahlian yang ku miliki tak sebanding dengan keadaan ini. Rasanya aku ingin lari dari kenyataan. Kenyataan yang belum bisa aku terima. Kebingungan selalu datang pada diriku. Semua bayang-bayang keadaan selalu menghantui diriku. Kemampuan yang seharusnya aku tunjukkan pada dunia kini sudah pupus. Semua harapan untuk masa depan sudah didepan mata, tinggal bagaimana kita untuk menjalankannya. 

Masih mampukah diriku menaungi semua ini. Apa aku harus pasrah, rasanya tak mungkin ketika ku belum ku mencobanya. Pasrah adalah salah bentuk rasa putus asa, tak ada rasa semangat sedikit pun untuk semua dengan apa yang sudah di depan mata. Bagaimana untuk meluapkan semua apa yang ada diunek-unek dalam pikiran ku. 

Sudah banyak aku menyimpannya, memori-memori yang membuat ku bingung rasanya aku membuang jauh sejauh mungkin, tapi selalu datang dan menghantui. Kapan aku akan siap untuk semua ini. Terlalu berat kawan, kenapa lagi dan lagi terjadi terulang kembali. 

Haruskah pergi dan meningggalkannya. Hatiku tak kuat. Aku akan berusah untuk mencoba dan terus mencoba. Hatiku tak akan goyah atau pun ptus asa. 

Kontributor ceritakou.blogspot.com

Komentar Facebook :

Komentar dengan Akun Google :


EmoticonEmoticon