Minggu, 18 September 2022

Misi Besar


 


Denis memetik sinar gitarnya, memainkan melodi yang terdengar asing asing di indra pendengaranku. Sejenak, itu berhasil mengalibkan perhatian ku. Pensil dalam genggamanku yang sejak tadi bergerak cepat akhirnya bisa beristirahat. Lima dari sepuluh soal dapat ku selesaikan. 

"Lagu apa? " aku melipat kedua tangan dimeja. Denis sekilas melirik ku, kemudian kembali menunduk. Dia tampan memejamkan matanya. "Kamu belum pernah dengar? "

"Belum" jawabku singkat. 

Denis akhirnya membuka kembali kedua matanya. Ia kemudian menurunkan kaki hingga menyentuh lantai. Dagunya menempel pada tubuh gitar. "Ini lagunya Bruno Mars, " jelasnya singkat. 

"Kamu beneran belum pernah dengar? " tanya Denis seperti tidak percaya melihat ku berfikir kelas. 

"Makanya, sekali-kali kamu harus dengar lagu-lagu barat. Aku baru sadar kalau punya temen gak up date kaya kamu"

Denis membenahi posisi duduknya. Selama sekian dia memainkan lagu, aku dibuat terkesima. Ketika ku mendengar bagian dari salah satu reff lagu, aku sadar bahwa Denis pernah menyanyikannya. 

"Kenapa? Aku keren? "

"Ya lumayan lah "mataku bohong

"Lagian sebenarnya aku udah tahu lagu ini kok, cuma tumben kamu nyayi versi mellow. "

"Mau aku nyanyiin lagu buat kami? "

"Hah.. Apa aku tidak salah dengar? Denis mau nyanyiin lagu buat aku, meskipun awalnya aku merasa lagu. Akhirnya aku mengangguk antusias. "

Aku diam beberapa saat. Sepertinya aku memang tidak salah dengar. Ada yang tidak sesuai dengan lagu tersebut. "Eh, can't? Kok liriknya diubah gitu? "

Denis memberengut. "Tapi kan.. "

"Tapi apa? "

" PRmu belum selesai juga? "

"Sengaja ngerjain PR lama-lama biar aku bisa nemenin kamu disini? "

"Aku udah selesai kok, kamu boleh pulang sekarang! " kata Denis memojokkan diriku. 

"Ngambek? "

Aku tidak mengomentarinya lagi. Segera ku rapikan alat-alat tulis diatas meja. 

"Ya udah aku pulang. Balik kesininya lagi kalau kamu sudah berhenti ngambek! "

Aku sendiri bingung kenapa aku bertingkah kekanak-kanakan. Mungkin karena ku mengiyakan perkataan Denis. Sungguh membingungkan apa yang terjadi saat ini. 

Misi apa yang harus aku lakukan untuknya agar ia tak ngambek. Dia adalah salah satu-satunya temanku yang dapat membuat ku tertawa dan tersenyum. 



Seseorang yang ku Nanti


 


Begini rasanya menjadi seorang siswa baru. Setelah dinyatakan lulus MOS aku akhirnya bisa menggunakan fasilitas yang disediakan sekolah. Tidak banyak yang menggunakan sepeda melainkan diantar oleh kedua orang tuanya menggunakan sepeda motor dan mobil. Denis adalah teman pertama yang ku kenal. Dia yang terlebih dahulu menghampiri ku saat aku menunggu seseorang di depan gang. Dari percakapan singkat yang terjadi saat itu, aku baru tahu bahwa ternyata gang tempat kami tinggal bersebelahan. 

"Kamu gak mau berangkat bareng sama aku aja? Biar lebih rame, "  Denis menawari ku untuk berangkat bareng. 
Aku hanya menggelenf, menolak tawarannya. Meskipun aku ingin membaur bersama mereka dan mencari teman baru. 

Perlengkapan semua siswi sekolah ini memang seragam. Mulai dari tas, kaos kaki dan sepatu, semuanya sama. Yang membedakan adalah ukuran dan nama yang dicantumkan pada tiap benda tersebut. Kata pihak sekolah, ini sengaja untuk menghindari kecemburuan sosial diantara para siswa. Setelah dipikir-pikir, memang ada benarnya juga. Jadi tidak akan ada adu merk. Saat disekolah, status kami sama, siswa. 

Kami terus menggayuh sepeda. Disana semua kulihat saling berpasang-pasangan deret -deret berjajar sementara aku sendirian mereka terlihat sudah begitu akrab. 

Tapi sejujurnya mendengar orang-orang disekeliling ku membacakan banyak hal aku teringat sama teman-temanku waktu SD. 

Sejenak aku dapat mengalihkan perhatian. Aku mendongakkan kepala, melihat seseorang yang sedang berpolah entah itu apa. 

Aku terdiam, memang benar-benar tak ada orang yang bisa ku ajak ngobrol semuanya akrab dengan teman-teman mereka sendiri sedangkan diri terdiam terpaku. 

Tepat di depanku.. 
" stop,!!! " Teriakan mendadak dari Kak Ranti membuat semuanya kaget. Aku yang tadinya sepaneng dengan keadaan, spontan aku mendongak jantung ku bedebar kenjang. Lalu aku menggosokkan tanganku kedada. 

Lalu orang yang membuat ku kaget mengucapkan maaf padaku, tenyat dia adalah seorang laki tampan. Sedetik aku melihatnya lalu dia memberikan padaku senyuman pertama yang begitu indah dari pemilik sebuah lesung disebelah pipi kanannya. Aku langsung menarik tangan dari dahi. Memalukan rasanya kalau dia sampai tahu insiden yang baru saja menimpaku. 

Dalam hatiku aku bersyukur karena sejak kejadian tadi, aku yang sebelumnya sendirian kini telah ditemani oleh malaikat tampan. Siswa yang jelas adalah kakak kelasku ia memiliki kulit yang bersih. Hidungnya manjung. Bagian depan rambut pendeknya dibuat sedikit naik dan terlihat kaku karena wax.  
"Kelas satu baru ya? "
"Eh iya, " ku lirik sekilas label kelas yang terjahit di lengan kanan bajunya, " iya kak.. " 

Dia menggangguk kecil beberapa kali kemudian menunduk, memerhatikan tas punggungku. Matanya menyipit, menyelidiki rangkaian huruf yang tertulis pada tas ku. "Kaira Arfiah" jadi panggilannya siapa? Kaira atau Arfiah? "

"Ah? "

Aku sedikit dibuat gelagepan karena tidak menyangka bahwa dia akan berinisiatif membaca namaku. 

"Oh jadi nama panggilannya Ah? "
"Hah? " aduh kenapa kata itu yang keluar dari mulutku. Aku jadi semakin salah tingkah dibuatnya. Aku tidak sampai membayangkan bagaimana kakak itu dihadapanku akan menyapaku demikian. "Eh, bukan gitu kak, panggil aja Kaira" aku berusaha mencairkan suasana, menyenangkan diri sendiri. Dia hanya manggut-manggut. 

"Kakak Rian Ardiyansah? "
Dia segera menutupi nama pada bajunya, mungkin merasa tidak nyaman jika aku mengucapkan nama lengkapnya begitu saja. 
"I'an aja ..panggilnya kak i'an! "
 
Itu kisah ku waktu itu. Membuat tersenyum-senyum sendiri ketika mengingatnya. 

Uji Kemampuan


 


Tiada kehidupan yang setara dengannya. Apapun itu bukanlah sebuah rekayasa yang telah dibuat olehnya. Melainkan kenyataan yang kini mendalam dalam dunia yang fana. Keberhasilan yang ia gapai tidaklah mudah, semua membutuhkan proses. Hati ini yang seharusnya berkata jujur tapi sekarang hanya diam terpaku tak berdaya. Hatiku lemah, bingung harus bagaimana dan berbuat apa. 

Hatiku tak sekuat baja atau pun besi. Hati ini lemah, jatuh terpuruk karena keadaan yang tak sesuai apa yang diinginkan. Pikiran ku pusing jika memikirkan keadaan ini. Keadaan yang seharusnya belum aku lakukan. Kini sedang ku alami walaupun sulit semua ini akan ku jalani sebisa ku dan sesuai kemampuan ku. 

Keahlian yang ku miliki tak sebanding dengan keadaan ini. Rasanya aku ingin lari dari kenyataan. Kenyataan yang belum bisa aku terima. Kebingungan selalu datang pada diriku. Semua bayang-bayang keadaan selalu menghantui diriku. Kemampuan yang seharusnya aku tunjukkan pada dunia kini sudah pupus. Semua harapan untuk masa depan sudah didepan mata, tinggal bagaimana kita untuk menjalankannya. 

Masih mampukah diriku menaungi semua ini. Apa aku harus pasrah, rasanya tak mungkin ketika ku belum ku mencobanya. Pasrah adalah salah bentuk rasa putus asa, tak ada rasa semangat sedikit pun untuk semua dengan apa yang sudah di depan mata. Bagaimana untuk meluapkan semua apa yang ada diunek-unek dalam pikiran ku. 

Sudah banyak aku menyimpannya, memori-memori yang membuat ku bingung rasanya aku membuang jauh sejauh mungkin, tapi selalu datang dan menghantui. Kapan aku akan siap untuk semua ini. Terlalu berat kawan, kenapa lagi dan lagi terjadi terulang kembali. 

Haruskah pergi dan meningggalkannya. Hatiku tak kuat. Aku akan berusah untuk mencoba dan terus mencoba. Hatiku tak akan goyah atau pun ptus asa. 

Minggu, 11 September 2022

Diary Kelestarian


 


Keindahan dunia yang kita miliki perlu kita sykuri dan perlu kita lestarikan. Banguna-banguna yang indah megah mewah nan elok di pandang wajib kita jaga. Jaga kau nodai yang telah ia bangun melainkan rawatlah dan jagalah. Ingat perjuangan yang telah ia lakukan untuk memperindah dunia ini. Keuletan mereka untuk menyusun semuanya dengan rapih dan jelih. Apa yang harus disusun terlebih dahulu agar enak untuk dipandang. 

Kejelihan mereka dalam menelusuri bahan-bahan yang akan dipakai sangatlah pintar. Tak semua orang dapat memilih mana yang baik dan mana bahan yang jelek. Karena ia membangun untuk dipamerkan keseluruh dunia bahwa karya ku, bangunan apa yang akau lakukan bukanlah hal yang biasa dan semua orang pasti tidak percaya 

Buatan tangan manusia apakah akan seindah dan semegah itu. Rasanya tak mungkin, pasti orang mengira itu hanya rekayasa manusia untuk membohongi banyak orang yang akan datang bergerombol. Dan akan takjub melihat semunya yang ada didepan mata. Kemustahilan yang tidak mungkin serasa yakin. 

Sulit untuk dipercaya untuk hal yang seperti ini. Tapi ini memang kenyataannya. Mau tidak mau kita harus mau. Kita di bangunkan sebuah pemandangan yang indah yang dapat kita pandi setiap hari tanpa harus membayar. Tanggung jawab kita cuma satu. Untuk saling menjaga keindahan kerapiha  dalam bangunan, jangan Oalh kita coret-coret dengan noda yang tak wajar. 

Kita tak membuatnya melainkan hanya menjaga. 

Diary Ketidak mampuan


 


Bisakah aku melihat ketidak mampuan diriku saat ini. Apa aku dapat meneropongnya dari kamera-kamera yang ada. Kesekian kalinya diriku seperti ini. Rasa tak mampu yang kini selalu membelenggu dalam hatiku. Terbelenggu dalam keheningan yang sunyi tiada tara dalam diri. Tak ada sinar dalam hati yang dapat menerangi. Bisakah kau berikan sedikit cahaya yang memberikan pencerahan dalam diriku. 

Kemampuan ku tak sebanding dengan kemampuanbya yang sudah ahli dalam hal yang seperti ini. Setiap seseorang memiliki daya kemampuan tersendiri. Dan sebuah kemampuan itu tak ada yang tahu. Itu adalah sebuah kelebihan dari setiap orang yang Allah berikan kepada setiap makhluknya. 

Susah untuk mengakhiri s mua ini, karena tak ada akhirnya. Pengakhiran yang tepat itu besok. Tuhan aku ingin menjerit sekeras mungkin. Aku ingin mengadu semua isi hatiku saat ini menit ini dan detik ini juga. Apakah kau mendengar jeritanku ini. Sungguh aku benar-benar tak mampu. Kemampuan ku belum seberapa dengan dirinya yang tangguh. Tuhan apa aku bisa menjalani semua ini. Terlalu rumit bagiku. Kehidupan yang ruwet dan ribet. 

Hati ini ta bisa tenang karenanya. Rasa gelisah selalu menghantui ku yang tak ada ujungnya. Kegelisahan hatiku saat ini benar-benar sangat tak wajar. Tapi aku yakin aku pasti bisa melewati semuanya. Jika ku gagal aku akan berubah sekeras mungkin dan sebisa mungkin untuk semuanya. Akan akau bukti pada dunia bahwa diriku bisa melewati semuanya. 

Tidak tercapai itu bukan hal yang membuatku mundur tapi itu adalah salah satu hal yang akan mendorongku. Berikan hati hambamu ini untuk selalu tabah untuk menghadapi semua hal. 

Sabtu, 10 September 2022

Kebinguna Sang Gadis


 


Istirahat kah atau terus berjuang hal yang membuatku resah. Rasanya pikiran dan kemampuan ku tak sanggup untuk menaruh beban semua ini. Kebingungan selalu melanda dalam hidupku. Ingin ku bercerita semua isi hatiku, tapi pada siapa. Sahabat ku yang selalu menemaniku kini ia telah jauh dariku. Ku dengar ia akan pergi membuat ku semakin tak sanggup. Setiap kata-kata yang ia berikan memberikan semangat dalam diriku. 

Apakah aku harus egois dengan diriku yang lemah ini. Rasanya beban ini terlalu berat jika ku tanggung sendiri. Tubuh ini sudah rapuh. Ingin berbaring sejenak merebahkan tubuh yang kecil pendek dan mungil ini. Tubuh yang seharusnya tak merasakan beban kini merasakan betapa beratnya beban yang dirasakan. Pikiran ku ini tak sampai dengan keadaan sekarang. 

Kini pikiran ku tertuntut untuk semua ini, hal ini keadaan ini yang belum sak mestinya menjadi pikiran ku. Karena keadaan seperti ini membuat diriku untuk berfikir lebih dewasa. Kedewasaan yang seharusnya belum terjadi pada ku. Tapi, aku tak bisa apa. Jujur aku belum bisa untuk menerima semua keadaan ini. Aku masih bingung harus berbuat apa maju kah atau mundur dan pantang menyerah. Semuanya itu tercampur menjadi satu membuat kepala ini rasanya ingin pecah. 

Tuhan rasanya hamba tak kuasa untuk menahan beban yang engkau berikan pada hambamu. Cobaan yang engkau berikan terlalu berat untuk hambamu ini. Tubuh dan pikiran ku sungguh belum mampu untuk menopang semuanya. Diri  diri ini butuh bimbingan dari sosok pemimpin yang tegas dan bijaksana. 

Yang dapat membimbingku sampai ku bisa untuk menopang semua beban-beban ini. Orang seperti diriku ini sangat membutuhkan sebuah bimbingan dan tuntunan dari sosok yang tegas untuk mendorong maju terus kedepan. Dorongan seperti inilah yang akan membawa keberhasilan. 


Minggu, 04 September 2022

Mendinginkan Pikiran

 



Hari telah tiba yang dimana aku dan para santri tunggu-tugggu dari sekian lama akhirnya kini sudah tiba. Hari dimana semua bebas. Hari ini ku ingin meng freskan semua pikiran ku tidak memikirkan beban yang selama ini membebeni dalam pikiran ku. Akan aku gunakan waktu ini sepuas mungkin. Membuang kesedihan dan mendatangkan kebahagiaan. Selama ini pikiran ku sangat rumit dan ruwet. Tapi karena ku sudah mendegar hari kebahagiaan ini sungguh benar-benar hatiku sangat senang. 

Yang ku maksud hari kebahagiaan yaitu hari libur. Libur untuk hiling-hiling sama teman. Sudah sekian lama hari ini aku dan teman ku tunggu. Sudah sekian lama hati ini menunggu. Beban yang ku alami sedikit hilang walaupun hanya sekejab. Setidaknya liburan ini dapat meringankan diriku dan pikiranku. Walaupun sebenarnya dalam hatiku liburan ini kurang lama. Tapi mau giman lagi ini sudah peraturan. Aku tak bisa membantahnya, aku juga sangat bersyukur dapat menikmati liburan seperti ini. 

Ada nikmat tersendiri dalam setiap liburan bagi para santri. Liburan ini aku ingin memuaskan diriku dengan keluarga besar ku dirumah. Kebersamaan yang sekian lama tak ku rasakan kini akan aku alami. Kebahagiaan kecil dengan keluarga akan menjadi momen yang tak akan terlupakan. Momen dimana saling tukar cerita satu sama yang lain. Kebiasaan-kebiasaanku di dalam pondok seperti apa dan teman ku yang sangat sayang padaku. Walaupun di pondok tak ada keluarga tapi disana aku tak kesepian. Semua teman ku disana sudah ku anggap seperti keluarga. 

Keluarga besar yang kedua. Sekarang ku sedang meninggalkannya sebentar untuk menjenguk keluarga pertama dirumah yaitu keluarga ku. Dalam keluarga pasti memiliki sifat dan watak yang berbeda, berarti sama dengan hidupku di pondok yang jauh lebih banyak orang nya dan juga wataknya. Kini ku sedang menikmati keindahan rumah suasana rumah masakan dirumah pokoknya semua apa yang ada dirumah sedang ku nikmati. 

Kebersamaan inilah yang terkadang membuat kita kangen dengan semua suasana yang kita lakukan bersama. 

Bermuka Dua


 


Teman yang ku anggap baik ternyata tak selamanya baik. Aku sudah berusaha mempercayai semua perkataannya tapi semua itu dusta. Dia memandang ku hanya dengan sebelah mata saja. Entah apa yang telah mengubah semua itu, tapi itu nyata dalam hidupku. Apa salahku sehingga dia begitu tega memfitnah ku dengan semua aib-aibku. Padahal dia tahu hukumnya orang membuka aib orang lain. 

Aku tahu persis sifatnya, tapi entah kenapa sekarang dia berbeda. Perkataan yang dia katakan padaku sudah tak pandang bahwa aku adalah sahabatnya. Persahabatan yang telah aku jalani selama ini telah gugur. Tak tahu apa sebabnya, tiba-tiba saja semuanya berubah drastis. Perubahan ini membuat hatiku tak kuasa untuk menahan semuanya. Hatiku tak sekuat  orang-orang diluar sana , yang siap menahan semua amarah-amarah atau fitnah yang ada. 

Hati ini lemah, lemah hatiku bukan tandanya aku putus asa dalam semua hal. Tapi dari inilah akan ku mulai suatu perbedaan dulu dan memulai yang baru. Terserah apa kata orang disana aku tak pedulikan meskipun itu temanku sendiri. Meskipun teman sendiri tapi ia mengingkari semua janji-janji dan semua apa yang dikatakan oleh dirinya dan kita berusaha untuk menjaga rahasia, tapi ia membocorkannya apakah itu masih di sebut teman. 

Itu jelas tidak, dia adalah seorang pengkhianatan yang bermuka dua dan memakai topeng untuk menyamarkan dirinya. Itu sudah basi bagiku. Aku sudah muak dengan semua tingkah itu, tingkah yang konyol dan tak brmutu. Dia adalah orang-orang yang gagal dalam sebuah kepercayaan dalam hati seseorang. Kepercayaan yang telah ku berikan palah ia gugurkan dengan begitu mudah. Dengan mulut yang tajam bagaikan pisau yang siap mengiris-iris. Ku bingung dengan dirinya , keinginannya, apa yang sebenarnya ia harapkan sampai-sampai harus bersikap seperti ini. 

Ketidak masuk akal yang telah dia lakukan sangat menyakitkan hati orang lain. Apa ia berfikir coba saja jika dalam posisi seperti itu, difitnah yang tidak-tidak itu karena tidak sesuai dengan realita yang ada. Teman jangan kau berbuat tak bermanfaaat untuk dirimu, gunakan waktu mu untuk kebaikan dirimu sendiri. Jangan kau urusi kehidupan orang lain. Jangan menjadi pendusta. 

Kehidupan yang Fana




Setiap manusia pasti memiliki sisih hati yang baik. Tak semua berperilaku jahat. Allah menciptakan makhluknya bermacam-macam sifat, sehingga kita bingung dengan apa yang telah Allah ciptakan. Kita sebagai umatnya hanya dapat mensyukuri apa yang telah Allah berikan. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Janganlah kau memandang seseorang dari sisi luarnya saja. Ketika kita belum mengetahui yang sebenarnya janganlah berpikir negatif dengan orang tersebut. 

Kebanyakan orang sekarang menilai seseorang dari segi luarnya saja, belum tahu hati dalam yang sebenarnya seperti apa. Penilaian yang seperti ini tindakan yang salah, karena tak sesuai dengan realita yang ada. Mudah menuduh yang tidak -tidak ketika kita belum tahu yang sebenarnya. Belajarlah untuk memahami setiap sifat yang seseorang orang miliki. Hargai setiap apa yang dia lakukan. Terimalah apa yang dapat ia berikan walaupun tak seberapa. Jangan sesekali kamu memandang seberapa banyak yang mereka kasih, tapi lihatlah ketulusan hati mereka yang benar-benar berniatan memberi tanpa pamrih sedikit pun. 

Kita tidak tahu hati nurani setiap orang yang paling dalam seperti apa. Pandangan setiap orang terhadap orang lain pun berbeda, cara bergaul mereka, dan tingkah lakunya pun beda. Setiap dalam kesabaran seseorang itu memiliki batas, walau sebenarnya kesabaran itu tiada batasnya tapi, kita ini makhluk Allah yang lemah. Kita tidak sempurna kita di dunia ini adalah makhluk ciptaan Allah yang tak bisa hidup sendiri, yang harus memiliki teman kerabat yang dapat menemani kita dikala besok. 

Sulit untuk menerima semua keseruan yang ada dalam dunia. Sungguh kehidupan yang ada dalam dunia ini seperti gambaran rekayasa belaka. Ketika kita belum mengetahui bahwa mereka tidak ada dalam dunia ini apa yang akan terjadi. Semuanya hancur, tiada kehidupan yang layak. Didalam dunia ini penuh dengan haluan -haluan yang tak selayaknya kita halukan. Haluan manusiawi itu tinggi seperti keingina yang harus terturuti. 

Rasanya sulit untuk menuruti semua ini kehidupan yang penuh dengan keegoisan pada diri sendiri. Sulit untuk menguasai diri sendiri. Terlalu berat beban yang ada dalam dunia sehingga terkadang kita tak kuasa dengan kefanaan dunia. Sulit untuk semuanya sungguh sulit. 

Minggu, 28 Agustus 2022

Cerita kehidupan


 


Hidup ini memiliki banyak makna. Tentang bagaimana kita menjalaninya, mengatur kehidupan yang telah kita lalui. Kehidupan ini memiliki banyak fatamorgana-fatamorgana yang membuat kita lalai akan apa yang telah kita lakukan. Menderita dalam dunia tak seberapa dengan derita dalam akhirat. Menjalani kehidupan yang telah kita lakukan tak pernah ada yang bisa tahu bagaimana cara untuk merubahnya. Kita belum tahu cara seperti apa yang harus dilakukan. 

Merubah takdir tak semudah yang dibayangkan, gambaran kehidupan tak semudah yang digambarkan. Lebih besar untuk berubah menjadi yang terbaik. Perjalanan hidup setiap manusia berbeda-beda. Dimana setiap manusia akan mengalami fase-fase dimana ia diatas dibawah dan ditengah. Janganlah sombong dengan derajat yang kau miliki. Rendah hatilah pada pada orang-orang yang berada di bawahmu. Kasihanilah pada orang orang kurang. 

Kesana kemari membawa kebahagiaan. Tanamkan kegembiraan dalam hari-hari mu. Jangan lah kau terlihat susah walupun kau sedang dalam keadaan susah.  Jika kau menikmati dengan santai sebenarnya kehidupan ini adalah seperti sebuah cerita dalam dongeng yang seperti rekayasa. Tanpa kita bekerja keras dalam kehidupan ini, kita akan hidup seperti apa. 

Apakah kita harus melihat ke angkasa pergi jauh ke atas sana. Tujuan yang telah kita lakukan atau yang telah kita impikan demi masa depan harus lebih baik. Kebaikan yang kita tanam akan berubah manis. Tetetapi jika kau tanamkan kejelekan jangan berharap akan mendapatkan buah manis juga. Karet semua itu akan timbal balik dengan perbuatan yang kita lakukan. 

Jangan berbosan-bosan kamu tanamkan kebaikan. Banyak menganggap dunia ini sangat fana. Tapi tidak bagi orang yang dapat mengubah dunia yang fana ini menjadi surgawi dunia. Kenikmatan tersendiri yang ada. 

Kenangan Waktu Senja


 
Hari-hari bersamanya sangat penting dalam hidup ini. Tak ada yang bisa menggantikan kehadirannya. Ku sempatkan waktu untuknya, walaupun diriku sibuk. Penantianku atas kehadirannya tak akan sia-sia. Terimakasih kau telah menyempatkan waktumu untuk ku. Padahal waktu itu kau sedang dalam keadaan sulit. Demi menuruti kemauanku kamu kamu rela mengorbankan waktumu. 

Kebersamaan ini akan selalu ku ingat sampai kapanpun. Perjalanan yang kita lalui bersama akan menjadi cerita dalam kisah kita. Hubungan yang telah kita jalani selama ini sudah begitu banyak masalah yang menimpa pada kita. Dengan sabar kau menyikapi masalah ini. Atas perlakuan yang telah diriku perbuat. 

Waktu itu kita pergi bersama untuk menghilangkan semua masalah yang ada, untuk menghapus memori masa lalu pada diri kita. Tapi karena waktu yang singkat sehingga kita tak bisa berlama-lama untuk bersama. Langit yang putih dan hitam bercampur menjadi satu tanpa sebercak warna biru dikala itu. Berjalan kesana kemari tak tahu arah, yang penting kita dapat menghilangkannya. 

Kicauan burung serta desiran angin sore membawa angin dingin pada waktu itu. Sehingga kau dekap diriku  dan memberikan kehangatan yang ada. Kehangatan yang kau berikan membuat ku nyaman. Hati merasa tak ingin jauh dari dirimu. Rasa nyaman yang kau berikan tak ada yang bisa menggantikannya. Pelukan yang begitu erat membuat semakin yakin dengan hubungan yang telah kita jalani. Pelukan ini menjadi tanda bukti bahwa kau tak ingin kehilangan sosok diriku. Sebaliknya diriku pun juga tak ingin kehilangan dirimu. 

Aku tak ingin kehilangan cintaku yang kedua kalinya, cukup satu kali dan yang sekarang aku jalani akan menjadi yang terakhir. Aku sangat berharap padamu untuk tidak mengkhianati cintaku, kesetiaan ku yang tulus mencintaimu. Aku menyayangimu tak pandang kekurangan atau kelebihan dari dirimu. Ku mencintai dan menyayangimu tulus apa adanya bukan ada apanya. 

Jangan kau sakiti dan lukai hati ini. Cukup sekali hati ini tergores luka. Aku sekarang akan membuka hatiku untuk dirimu. Jagalah hati ini sebagaimana kau menjaga dirimu. 

Waktu ini dan senja ini akan menjadi saksi kesetiaan ku padamu. 

Sabtu, 27 Agustus 2022

Keindahan Alam Yang Harus Dijaga

 



Keindahan alam semesta yang telah mengikuti zaman. Keanekaragaman budaya kini sudah berkembang dengan cara yang mereka inginkan. Sesuai dengan kemampuannya, mereka memajukan dan memperindah alam ini . Dengan menghijaukan hutan dan sekitarnya. Mereka melestarikannya sesuai apa yang mereka miliki. Tak perlu mewah atau megah dirawat saja itu sudah cukup baginya. Keindahan yang dimiliki alam sangat mempesona. Tak ada yang bisa menandingi dari ciptaan sang Tuhan. 

Laut yang membiru menghadirkan berjuta orang untuk datang melihat betapa megahnya pesona yang ia miliki. Ciptaan Tuhan sangat indah, kita sebagai sama - sama makhluk ciptaan-Nya wajib untuk menjaga keindahan ini. Memang sulit untuk menjaga semua keindahan-keindahan alam yang seluas ini. Tak semua orang akan telaten dalam merawat keindahan alam ini. 

Bisakah kita menjaganya? Setelah kita diberi berjuta-juta kenikmatan. Dapatkah kita bersyukur atas semua apa yang telah Tuhan berikan?. Itu adalah pertanyaan yang harus kita jawab. Karena semua jawaban itu suulit bagi orang seperti ku. Kita adalah makhluk ciptaan dari sang Kuasa. Dari sekian makhluk ciptaan sang Tuhan kita adalah yang sempurna. Karena kita diberi akal dan pikiran. Kita ditakdirkan untuk berfikir, berfikir dalam sesuatu yang positif untuk membimbing ke hal yang baik. Tak hanya pikiran melainkan kita juga diberi akal. 

Kita sebagai makhluk ciptaan-Nya harus pandaikan bersyukur, bersyukur lahir maupun batin. Kenikmatan yang telah Tuhan berikan pada kita selama ini sangat besar. Sampai-sampai kita bingung , harus dengan cara apa kita berterima kasih kepada-Nya. Setiap doa yang kita panjatkan dalam berdoa itu tak sebanding dengan nikmat Tuhan yang telah berikan. 

Ciptakanlah alam yang asri untuk dipandang. Lestarikan semua keindahan-keindahannya. Jaga alam ini sebagaimana kamu menjaga dirimu sendiri. Jangan kau sakiti, dia juga memiliki rasa. Rasa yang harus kita jaga, seperti halnya kita menjaga diri kita. Memang susah, tapi tak semuanya akan susah ketika kita belum mencobanya. Beranilah mencoba , jangan kau putus asa. 

Jika kau menyakiti berarti kau harus bertanggung jawab atas perlakuan dirimu. Janganlah berbuat semenah-menah dengan keindahannya. Jangan sesekali kau mengotorinya. Jagalah keindahan alam ini. 

Minggu, 21 Agustus 2022

Hati Yang Belum Tahu


 


Tentang hati sang wanita yang belum pernah sama sekali kenal dengan sang pria. Baru pertama kalinya ia kenal seorang lelaki yang belum sama sekali ia kenal. Awalnya dia hanya berteman biasa , jika berbicara pun hanya sekedarnya saja atau secukupnya saja. Lelaki itu sangat cuek dan dingin sama wanita yang belum ia kenal. Berbeda dengan wanita yang sudah ia kenal. Sifat cueknya itu ganti dengan suaranya yang receh dan tidak ada hentinya untuk bertingkah. Sangat berbeda, entah  karena apa dia bisa seperti itu. 

Hari demi hari mereka menjadi dekat. Wanita dan pria ini saling bertukar cerita satu sama lain sehingga dapat memberikan rasa nyaman. Kenyamanan antara dua insan menjadi satu. Awal yang membuatnya jera karena sikapnya yang dingin dengan seorang wanita. Jika ditanya jawabannya seperti seseorang yang sedang minum obat tiga kali dalam sehari. Ku bingung dengan dia, sebenernya dia itu apa orang kah atau bukan. 

Kenapa setiap ada seorang wanita yang bertanya jawabannya seperti orang minum obat. Jika ia memberikan jawaban seperti itu siapa yang ingin berteman dengannya. Namun berbeda dengan seorang wanita ini. Dia sabar jika berbicara dengannya. Karena terkadang balasan ucapan yang dia berikan tak sesuai isi hati yang ia inginkan. 

Membuat ia harus semakin bersabar karenanya. Walaupun sikapnya yang berbeda terhadap pada setiap  wanita , tapi ia tak mempermasalahkannya melainkan kan ingin lebih jauh mengenalnya lebih dekat. Karena sifatnya yang berbeda dengan sekian banyak lelaki yang ia kenal baru kali ini ia menemukan sosoknya seperti ini. Sosok yang dingin seperti robot. 

Mungkin hal seperti ini membosankan bagi dia yang sudah berpengalaman tentangnya. Dari setiap pengalaman yang dia alami akan menjadi pelajaran untuk lebih memilih. Memilih tak semudah yang orang katakan. 


Sabtu, 20 Agustus 2022

Berawal Dengan Belajar


 


Belajar untuk menjadi lebih baik itu susah. Semua butuh proses semua itu tidak ada yang praktis seperti makanan-makanan yang sudah siap saji. Untuk menguasai sebuah keahlian pun tak ada yang mudah. Ingin ku gapai semua cita-cita tapi tak semudah yang orang katakan. Belajar adalah sebuah keberhasilan yang akan membuahkan hasil. Dari belajar kita akan tahu seberapa ilmu dan pengetahuan yang kita miliki sekarang serta bagaimana kita dapat mengembangkannya. 

Mengembangkan ilmu itu sulit, karena sekarang zaman mudah maju dan modern. Semuanya serba online cara belajar pun juga bisa online. Akan tetapi pembelajaran online dan offline itu berbeda lebih memuaskan offline daripada online. Karena apa, karena kita dapat bertatap muka langsung dengan seseorang yang mempelajari kita. Berbeda dengan online bukannya bertatap muka melainkan bertatap dengan layar HP. 

Pembelajaran seperti inilah yang harus kita perhatikan ketentuannya. Memang, mungkin kebanyakan siswi sekarang senang dengan pembelajaran online, karena apa ??karena mempermudah kita untuk mencari sesuatu yang belum kita tahu tanpa berfikir. Tapi tak semua kemudahan yang telah dilakukan itu akan berdampak positif untuk kita. Karena membuat kita malas. Otak kita pun tak mau untuk berfikir. 

Mungkin berbeda dengan mahasiswa jika ia lebih memilih offline daripada online. Mereka lebih memilih terjun langsung ke lapangan daripada di laptop ataupun HP. Praktek-praktek dari setiap kejurusan sangat di butuhkan untuk mahasiswa. Cara pembelajaran mereka berbeda dengan siswi SMP ataupun SMA. Sistem yang mereka pilih adalah sistem dimana kedepannya dapat berguna untuk masa yang akan datang dan membuahkan hasil. 

Belajar untuk masa depan demi hidup yang tenang. Tapi sayang tak semudah yang dibayarkan. Memulai dari awal keguguran dan berakhir dengan keberhasilan. Hati akan lebih puas jika apa yang dihasilkan itu dari jerih payah kita sendiri.Keringat-keringat yang keluar dari dalam diri kita menjadi bukti bahwa hidup ini menjadi bukti kerja keras kita. 

Semoga dengan kita belajar kedepannya akan lebih baik dan tambah baik. Merubah keadaan yang sekarang menjadi sebuah kehidupan yang penuh dengan semangat demi merubah masa depan. 


Bukan Hanya Sekedar Kata


 


 Kata-kata yang orang lain katakan tidak semuanya itu benar adakalanya itu akan berdampak negatif bagi kita. Motivasi yang orang lain berikan tak semuanya akan membuat kita bangkit dari keterpurukan. Berawal dari hati yang optimis bisa saja menjadi pesimis. Karena apa, karena kita melihat sosok dia, bukan kata yang ia katakan melainkan apa yang ia lakukan. Apakah, apa yang ia katakan sama dengan apa yang ia lakukan dalam kesehariannya. 

Kebanyakan besar orang menili seseorang itu dari luar, dari cassing. Tak tahu seluk beluk yang sesungguhnya seperti apa. Penilaian yang seperti inilah yang harus kita perhatikan. Karena kesalah fahaman seperti inilah yang menyebabkan perdebatan antara yang satu dengan yang lain. 

Sebenarnya motivasi itu berbagai macam  bentuknya. Hanya kita saja, atau bagai mana kita menyikapi tapi semuanya itu masih sulit. Tak semua orang dapat memahami. Motivasi datang darimana saja dan siapa saja bisa menjadi motivasi. Tak pandang itu tua atau muda bisa dan tidak bisanya dia bukanlah menjadi masalah dalam suatu motivasi. 

Kata motivasi itu sangat mendukung bagi orang yang lemah seperti ku. Mungkin tidak hanya aku yang membutuhkan motivasi melainkan semua orang. Karena motivasi memberikan sebuah dorongan untuk bergerak maju dan terus maju tanpa henti sebelum mencapai tujuan yang kita inginkan. Sebuah gambaran yang orang lain katakan masih bisa kita rubah menjadi lebih baik dan benar. Gambaran atau pengibaratan seseorang orang tak selamanya itu benar. Walaupun itu toh benar berarti itu sudah takdir. 

Kata-katanya yang selalu tertanam dalam hati dan hidup ini membuat ku tergugah dalam sebuah rencana yang sudah aku rencanakan sejak kemarin. Rencana yang membuat diriku akan berubah, tapi dari lubuk hatiku yang paling kecil aku masih ragu. Apakah rencana ini akan membuahkan hasil atau tidak. Memang terkadang sesuatu yang sudah kita rencanakan tidak berjalan dengan mulus melainkan bertolak belakang. 

Tapi tidak salahkan jika kita mencoba untuk menjadi lebih baik. Melangkah ke depan pantang mundur ataupun melangkah kebelakang. Buktikan lah pada penyemangat kita dan orang yang sudah memberi motivasi bagi kita jika kita bisa. Walaupun hanya kata-kata yang dapat ia berikan tapi jangan anggap lah sepele. Jika itu bermanfaat untuk kita dan membuat kita berubah kenapa tidak kita terapkan. Bersiaplah untuk berubah. 


Minggu, 14 Agustus 2022

Secangkir kopi

 



Tentang dia yang tak ada puas-puasnya untuk ku rasakan. Bukan sebuah kata yang mempuaskan hati, melainkan secangkir kopi yang setia menemani. Dalam sepiku dialah penyemangat ku untuk membangkitkan rasa yang lemah dalam diriku. Walaupun hanya secangkir kopi tapi itu sungguh berarti. Karenamu aku berharap semua akan lancar. Tanpamu aku akan cepat lelah. Rasa khasmu yang membuatku ketagihan. Aroma yang harum mewangi . 

Malam-malamku yang dingin kau selalu menemaniku. Ucapan terima kasih tak cukup kesetiaanmu yang selalu ada untuk ku, dimanapu dan kapanpun. Karena kamu diriku selalu terdorong untuk kedepan dan lebih berusaha keras untuk mencapainya. 

Disaat ku sendiri kau menemaniku, disampingku. Walaupun kau tak bisa bergerak seperti manusia bagiku tak masalah itu sudah hal yang wajar. Karena kau benda mati. Gak mungkin kau secangkir kopi dapat menemani ku sampai akhir hayat. 

Perpaduanmu dengan gula dan cita rasa yang khas  tak bisa ku lupakan. Itu sungguh nikmat . Sebuah kenikmatan duniawi yang tan ada tandingannya. Untuk pecinta kopi seperti ku sulit untuk meninggakkan kopi. Terbuat dari berbagai biji yang di dumbuk sampai halus. 

Kopi kau lah canduku, dalam canduku akan menumbuhkan rasa khasmu yang selalu mempuaskan hatiku. Kata-kataku ini tak sebanding dengan apa yang telah kau lakukan. Terima kasih kau sudah menemaniku diwaktu malam dan pagi. 

Hanyalah Sebuah Impian

 



Impian yang aku Inginkan  tidaklah mudah untuk digapai dengan begitu saja. Butuh proses dan perjuangan yang harus dilakukan untuk semua ini. Diawali dengan rasa percaya diri dalam diri kita. Tanamkan rasa toleransi dalam diri kita untuk menggapai semuanya. 

Kemampuan yang kita miliki harus dikembangkan untuk menggapai semuanya. Jangan jadikan impianmu hanyalah sebuah angan-agan ataukah dalam bayangan dalam pikiranmu. Tunjukkan dalam dunia bahwa kamu bisa untuk menggapainya, walaupun membutuhkan waktu yang lama. Janganlah bosan untuk menggapainya. Semuanya itu butuh perjuangan. Tak ada sebuah keberhasilan tanpa perjuangan. Bermimpilah dan bercita-citalah yang tinggi setinggi mungkin sampai orang sulit untuk menggapainya. Walaupun orang tak sanggup menggapainya jangan kau putus asa

Semuanya orang pasti mempunyai cita-cita dan impian untuk masa depannya. Orang tua pun tak kenal lelah untuk selalu mendukung dan mendorongnya untuk menggapai semua apa yang diinginkan. Dari sebuah dorongan ini yang akan menumbuhkan rasa semangat untuk menggapai semuanya. Janganlah kamu sia-siakan semangat dan dorongan dari keluarga. Terkadang tak semua keluarga mendukung dengan impian kita. 

Bersykurlah kalian yang mempunyai keluarga yang selalu mendorong dan menyemangati impian kalian. Berbeda dengan ku, impianmu terlalu tinggi untuk digapai karena kondisi dalam keluarga ku tak menyanggupi semuanya. Rasanya sakit karena keinginanku tak tergapai sebuah cita-cita yang mulia mini telah sirna berganti abu. Disuruh memilih antara haruskah membebani atau meringani pasti jawaban semua anak sama sepertiku yaitu meringani. 

Semua anak tak ingin merepotkan kedua orangtua, tetepi terkadang pemikiran kita tak sesuai dengan pemikirannya. Justru mereka senang jika direpotkan, karena ini sudah menjadi tanggung jawab orang tua. Tetapi tak semua pemikiran orang tua membuat hati kita tenang, terkadang membuat kita berfikir dua kali apakah aku harus menggapainya atau mengikaskan hilang demi orang tua. 

Masalah seperti ini yang sering aku jumpai dalam kehidupanku. Ingin menggapai sebuah cita-cita tapi karena kondisi yang tak mendukung membuat jatuh tak berdaya dalam kehidupannya. Hari-harinya menjadi redup seperti tak ada cahaya yang menerangi dalam kegelapan. Cahaya yang seharusnya menyinari kehidupanku kini telah berlalu. Impianku akan menjadi kenagan dalam diriku. Aku berharap, besok impianku akan terwujud. Sekarang tidak dengan ku besok beberapa tahun yang akan datang anakku lah yang meneruskan semuanya untuk sebuah kesuksesan yang mempuaskan. 



Jumat, 12 Agustus 2022

Kata Maya is the love




 


Sungguh sulit untuk memahami apa kemauannya dan kemauanku. Apa yang aku inginkan dan apa yang dia inginkan selalu bertolak belakang tak pernah searah. Tapi anehnya diantara kita tak ada rasa ingin meninggalkan satu sama lain.  Walaupun terkadaang pikiran kita tak sejalan, itu tak masalah bagi hubungan kami. Hanya saling percya satu sama lain itu sudah cukup. Kunci dalam men jalani sebuah hubungan ia lah saling percaya. Jadi ketika ada omongna  seseorang yang membuat hati kita cemburu atau lah sakit hati karena perlakuan yang mereka katakan hanyalah omong kosong yang tak bermakna. 

Kita sebagai sepasang hubungan janganlah berpikiran negatif terhadap pasangan kita. Dalam sebuah hubungan banyaklah rasa mengerti ataukah pengertian. Karena dari pengertian kita akan mengetahui seberapa besar rasa cinta dan sayang yang ia kasih pada diri kita. Apakah dari perbuatan yang kita lakukan ia akan memperjuangkannya ataukah meninggalkan. 

Memang sulit untuk mempertahankan sebuah hubungan demi masa depan. Sebenarnya kata sulit itu sudah hal biasa karena kita terbiasa. Tapi bagi orang yang belum terbiasa, pasti mereka tak akan betah dengan keadaan yang sering menimpannya. Seperti ku yang dulu, rasa nya ku ingin lari dari kenyataan aku hampir putus ada dalam menjalankan sebuah asmara, bisa di katakan gagal tapi itu dulu. Kalau sekarang insya Allah akan sampai ke jenjang yang di inginkan Sept orang-orang di luar. 

Dalam pikiranku aku masih tidak percaya dengan keadaan ku sekarang bisa bertahan selama ini dalam sebuah hubungan. Baru pertama kami ini aku merasakan seperti itu. Aku berharap pasangan yang ku pilih tidak salah. Dia bisa membimbingku ke jalan yang lurus. Itu lah yang ku inginkan. Aku tak mau kejadian yang dulu terulang kembali. Itu sangat menyakitkan bagi hatiku. Janji-janji yang ia katakan semuanya basi tak berguna. Aku tak mau dengan lelaki yang ingkar janji. Aku menginginkan lelaki yang pengertian dan mengerti akan keadaanku seperti sekarang. 

Aku memilihmu, janganlah kau sakiti hati yang lemah ini. Hatiku bukan batu, yang tak pecah  ketika engkau pukul. Beda dengan diriki yang tak kuat. Tak kuat akan menahan semuanya. Aku percaya dengan hubungan ku sekarang. Dia bukan tipe lelaki yang tak setia. Tapi dia penyabar dengan semua keadaanku dan sifatku yang sudah untuk di mengerti. 


Minggu, 07 Agustus 2022

Pertibangan Hidup


 

Hidup tak semudah setiap orang bayangkan seperti diri ku dan temanku. Penuh dengan lika liku masalah yang tak kunjung selesai selalu saja ada masalah yang datang. Di waktu itu aku sedang tiduran di kamar, tiba-tiba

Krekk.. Bunyi pintu

" Tau gak sih, aku sebal.,? " kata temanku

"Iya kenapa?? " tanya ku

" Hati ku sakit, apa dia tahu apa yang aku rasa kan setelah apa yang ia lakukan pada ku? " matanya

"Memang nya apa yang ia lakukan, sampai kami berfikir an seperti itu " kata ku

"Aku tahu aku memang beda dengan dia yang lebih dari ku, tapi tolonglah hargai diri ku. Bukannya aku ingin dihormati olehnya, setidaknya ia tahu apa yang harus ia ambil dari perbuatannya itu" kata temanku

Aku bingung dengan ucapannya yang tiba-tiba seperti itu. Sebenarnya apa sih yang dimaksud olehnya dan siapa orang yang dia maksud. Itu menjadi pertanyaan bagi ku. 

"Sebenarnya yang lagi kamu bicarain siapa sih? " tanya ku dengan rasa penasaran

"Kamu belum maksud juga dengan perkataanku yang panjang dan lebar dari tadi" katanya sambi memukul jidat. 

Tanpa bersuara aku hanya unjuk gigi padanya. Dia geram dengan tingkahku yang aneh, lalu dia meninggalkan diri ku. 

"Kok palah pergi sih? " teriakku

"Tau ah.. Kamu nyebelin.. " kata dia

"Ya maaf, aku lagi lodding say" kata ku

Dia tak menjawab permintaan maaf ku , dengan cepat dia meninggalkan ku.. 

Aku jadi bingung , kenapa sih dia. Membingungkan saja dia itu. Tiba-tiba datang cerita tak jelas aku pun tak tahu apa yang terjadi, tapi dia tiba-tiba cerita. 

Keindahan dunia tak selamanya akan indah. Masalah yang aku alami sekarang benar sangat menantang bagiku. 

Setelah itu aku mencari temanku untuk memperjelas semuanya. Aku ingin mengetahui yang sebenarnya. Apa yang terjadi, apa yang dimaksud dengan semua yang ka ceritain. 

Tak lama aku bertemu dan bertanya padanya untuk menjelaskan semuanya. Setelah ia bercerita semuanya, aku paham dan aku pun memberi saran padanya. Untuk masalah yang ia alami tidak lah mudah. Butuh sebuah kebijakan satu sama lain. 

Membutuhkan pertimbangan yang baik untuk ke depannya. Karena ini bukan hal yang sepele. 

Memikirkan Masa Depan


 


Salah gak sih kalau ku memikirkan masa depan ku dengannya. Mungkin bagi orang yang belum paham dengan ini, semua mengira aku gila. Tapi tidak bagiku . Merancang untuk masa depan bukan lah hal yang mudah , semua itu butuh pemikiran yang sangat matang agar ke depannya tidak mengecewakan. Rencana yang kita susun dari nol sampai kita dapat menggapai semua apa yang mau itu adalah sebuah perjuagan dalam diri kita.

Bingung , bisa lah ku sampai untuk semua itu. Orang mengatakan banyak jika seumuran diri ku memikirkan yang seperti itu tak sampai. Terlalu rendah orang memandang diri kita. Apa yang belum waktunya untuk kita pikirkan itu sudah dilakukan oleh kita membuat para masyarakat yo tak setuju. Orang mengatakan umur seperti itu masih labil atau lah masih d bawah umur. 

Masa depan adalah sebuah pandangan hidup kita menuju kebahagiaan. Sebenarnya tak mudah untuk kita semua dalam menjalankannya. Keinginan yang kita semua harapan, itu masih terasa hanya lah angan dalam pikirkan kita. Kebahagiaan yang kita ingin kan untuk masa depan bukan lah hal mudah untuk diraih. Alur cerita yang kita rancang tak semua nya akan berjalan lancar dan mulus. Kita tak tahu apakah akan ada masalah yang menghampiri atau tidak. Kita sebagai manusia hanya bisa bersandar pada yang di atas, kita pasrahkan semuanya. 

Terkadang ada saja masalah yang tak ada habis-habinya, membuat kita semua memasrahkan  harapan yang kita rancang. Percayalah bahwa Tuhan itu Maha Adil bagi semua umatnya. Yakinlah bahwa setiap Tuhan berikan ujian pada diri kita ada hikmahnya di balik semua itu. Kita ambil dari setiap masalah yang menimpa pada diri kita. Dan yang harus kita lakukan dalam setiap masalah yang kita timpa untuk mengambil hikmah di balik semua masalah yang menimpa pada diri kita. 

Hikmah-hikmah inilah yang akan mendorong kita semua menuju kebahagiaan yang tak ada habisnya. Kita membutuhkan dorongan atau semangat dari orang yang kita sayangi untuk berjuang bersama dalam menghadapi semua masalah yang ada dalam hidup kita.